kopi travel blog

jauh berjalan banyak dilihat

Yang Pergi, Yang Masih Ribut, dan Yang Bertemu Kembali: dari Pak Topo, Kangin, Anies hingga Jokowi dan Prabowo

Author : Herman Attaqi

Media sosial sepekàn periode 7 – 13 Juli 2019

Sepekan ini ada beberapa peristiwa menarik yang menjadi materi percakapan yang ramai di media sosial dari berbagai platform, terutamanya di Facebook, Twitter dan Instagram. Mulai dari berita duka yang datang dari Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB yang meninggal dunia di Guangzhou, Tiongkok pada 7 juli 2019. Ada juga berita dari salah seorang member Super Junior, Boyband terkenal asal Korea, Kangin atau Kim Young Woon yang menyatakan secara resmi mengundurkan diri dari grup yang telah membesarkan namanya itu. Kemudian berita dari sosok kalem, tapi selalu menimbulkan keributan di antara pendukung yang pro atau pun yang kontra, siapa lagi kalau bukan Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta yang kali ini diberitakan mengikuti acara World Cities Mayors Summit Forum di Medellin, Kolombia. Terakhir, yang paling mengejutkan adalah pertemuan akhir pekan yang fenomenal antara Jokowi dan rivalnya dalam pilpres yang lalu, yakni Prabowo Subianto.

Selamat Jalan, Pak Topo

Indonesia kehilangan salah seorang sosok pelayan masyarakat yang tulus, rendah hati, kredibel dan sangat berdedikasi dalam menjalankan profesinya. Berita mengejutkan itu datang dari Guangzhou, Tiongkok. Sutopo Purwo Nugroho, atau yang lebih akrab dipanggil dengan Pak Topo dikabarkan meninggal dunia dalam perawatan atas penyakit kanker paru-paru yang telah lama dideritanya.

Kabar duka tersebut pertama kali di tweet oleh akun twitter Direktorat PRB BNPB di @PRB_BNPB, “Telah meninggal dunia Bapak @Sutopo_PN, Minggu, 07 Juli 2019, sekitar pukul 02.00 waktu Guangzhou/pukul 01.00 WIB. Mohon doanya untuk beliau.”

Selama beberapa hari dalam pekan ini, linimasa media sosial dipenuhi ungkapan belasungkawa dari warganet yang merasakan betul kehilangan seorang sosok panutan seperti Pak Topo. Tak ketinggalan, Presiden Jokowi juga menyampaikan belasungkawa lewat akun twitternya @jokowi, “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kita kehilangan seorang yang hidupnya didedikasikan untuk orang banyak. Sebagaimana yang pernah ia sampaikan: ‘Hidup itu bukan soal panjang pendeknya usia, tapi seberapa besar kita dapat membantu orang lain.’ Selamat jalan pak @Sutopo_PN.” Jokowi juga menambahkan fotonya dengan Pak Topo pada unggahan tersebut.

Sumber foto dari akun twitter @jokowi

Kangin Akhirnya Resmi Keluar dari SuJu

Kabar terbaru datang dari salah satu member Super Junior, Kangin atau Kim Young Woon. Pada tanggal 11 Juli 2019, melalui akun instagramnya @kanginnim, Kangin memutuskan hengkang dari grup yang telah membesarkan namanya selama 14 tahun terakhir.

Sumber foto dari akun instagram @kfm.korea

Sebelumnya Kangin kerap diberitakan terjerat berbagai skandal hingga membuat E.L.F, sebutan untuk para penggemar Super Junior geram dan memintanya keluar dari grup.

Beberapa skandal yang pernah dilakukan Kangin antaranya perkelahian, tabrak lari dan kekerasan terhadap kekasihnya.
Berikut beberapa komentar warganet dalam unggahan perpisahan Kangin;

“This is so heartbreaking, Oppa. I want to respect your decision, but i just can’t 😭😭😭😭” Dari @merishintyaa

“Whatever you choose, you still one of SUPER JUNIOR member. We will support you. Whatever you choose. Just remember that.” Dari @fofohyuk___199744

“You still my superman, no matter what 💙” Dari @mynooos

Anies Baswedan dan Sindiran Bahasa Inggris Jokowi

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, kembali jadi bahan pemberitaan dan, tentu saja, jadi bahan bakar keributan baru bagi cebongers dan kampreters. Di akun instagramnya, tanggal 12 juli 2019, Anies membagikan informasi seputar kegiatannya sebagai pembicara dalam World Cities Mayor Summit Forum di Medellin, Kolombia. Dalam unggahannya itu, Anies terlihat berpidato memaparkan informasi tentang Jakarta menggunakan bahasa Inggris yang fasih dan lancar. Hal ini lah yang memicu sindiran halus dan tajam dari kubu Anies kepada Jokowi yang pada berita-berita beberapa waktu lalu kerap diolok-olok atas kemampuan bahasa Inggrisnya.

Berikut beberapa komentar warganet dari unggahan instagram Anies Baswedan.

“Mari doakan pak @aniesbaswedan menjadi pemimpin bangsa ini. Amin.” Dari @adnanfatron.

“Bahasa Inggrisnya fasih. Ga perlu pake teks 🙏🙏” Dari @imas_epon

“Todei aim peri peri hepi, tu bi emong wit yu. Wi al weiting four yu tu infes in Indonesia. Gak gitu kan pak ngomongnya.. ehhh 😄😄” Dari @hstyuk

Kejutan di Akhir Pekan, Pertemuan Jokowi dan Prabowo

Sabtu, 13 juli 2019 linimasa dikejutkan oleh pertemuan yang menyejarah antara Jokowi dan Prabowo. Pertemuan simbolik yang disepakati di Stasiun Lebak Bulus MRT dan menjajaki MRT menuju Stasiun Senayan seakan menyiratkan usainya perseteruan pendukung pilpres dari kedua kubu.

Sebuah meme yang banyak beredar di linimasa berisi pernyataan bersama Jokowi dan Prabowo

Apakah pertemuan ini akan meredakan tensi jagad politik Indonesia?

“Tuhan bersama pembawa damai>>> Jokowi bertemu Prabowo, keduanya naik MRT bersama.” Unggah sebuah akun twitter @beginu sambil membagikan utas berita dari nasional.kompas com

Seorang pendukung Prabowo, Supriyatno, di akun facebook menulis, “Assalamualaikum. Pendukung 02 jangan kecewa. Pertemuan mereka itu hal biasa. Itu bukan masalah Pilpres. Biar sesama pendukung damai.”

Menarik untuk ditunggu, apakah politik Indonesia ke depan akan lebih damai? Apakah pertemuan ini akan menandai ‘kematian’ cebong dan kampret dalam gelanggang politik kita? Hm, Menarique~

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai